Postingan

Menampilkan postingan dengan label mad

Dialektika Mencinta

Pasal 1 Menerka siklus harian yang kurus (sedih), tidak lagi kujumpai lembab membekas di matamu. Harusnya senang aku (sedih), tidak buatmu larut dalam perkaraku yang jadi sebab agnostik kepadaku (telah kuterima adanya) . "gerilya pusara delik mencuri rantai kausa cinta ingin yang milih. ayam, masihkah aku kesayangan masihkah aku si pencuri hatimu"[]. a.//Telaah kejadian (senang), perumusan masalah-daftar ingin yang pilih. Sesumbar dengan atap kamarku (senang), berperilaku buruk dengan dinding kamarku. Perencanaan expired (berterima kasih atas waktu) . "nomaden pikir, jalang jluntrung telah pindah otak di dengkul. luruskan kaki barangkali ia menggantung -laju oksigen ke otak, dengkul". b.//Dialog interogasi-debat kusir-deskontruk (cukup jelas). "akal ku pilih, hati ku parkir telah mangkir, aku. tangan melebar, merengkuh dada kiri. telah mem[b]atu, khayal ku". Pasal 2 Karunia tuhan telah hadir, melumasi tenggorokan dayaguna yang kering (sedih). Fatamorgana i...