Puisi IV

Dapatkan gambar ini di:
Pngtree | Detail lisensi Pembuat: 588ku
Kredit: id.pngtree.com
Hak Cipta: © Hak Cipta 2017-2023 Pngtree.

Fase Lesu


Satir kalbu menjuntai lesu

Dimalam bercahaya lilin waktu itu

Aralnya, nasib merangkai sendu

Beriringan bersama rindu, kamu

Yang justru membunuhku.


Satir kalbu menjuntai lesu

Dik, ihwal mana yang menafsirkan

Kegaduhan rahwana; sedang menggoda-

dirinya sendiri, mewarta:

Berdua dan asyik sendiri.


Sapaan terakhir itu menyapamu

Bacalah, barangkali ia mampu

Untuk menutup letihmu.


Madiun 08/12/23

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsolidasi rahsa lintas kabupaten dan kota Jawa Timur (AAP) Asoy-Asolole-Pedot

AAP

Antologi